Wednesday, August 24, 2022

Bagaimana Cara Mempelajari Desain Grafis?

Kita melihat desain grafis setiap hari. Mulai dari logo, poster, majalah, kemasan produk, iklan, dan lainnya.

Ini adalah industri yang selalu diminati. mengapa? Karena brand selalu membutuhkan desainer, baik itu untuk membuat aset brand atau mendesain flyer untuk acara yang akan datang.

Jika itu adalah bidang yang Anda minati, cari tahu langkah apa yang dapat Anda ambil hari ini untuk mempelajari desain grafis dan cari tahu apa yang perlu Anda ingat saat memulai karir Anda.

1. Pelajari prinsip-prinsip desain utama.

Desain grafis adalah alat komunikasi visual yang menggabungkan penggunaan grafis, tipografi, warna, dan ilustrasi untuk mengkomunikasikan sebuah pesan.

Dan meskipun ada banyak cara untuk menyampaikan pesan (dan di situlah bagian kreatifnya), ada prinsip dasar yang harus diikuti oleh setiap desainer grafis:

  •     Hirarki
  •     penyelarasan
  •     perbedaan
  •     ruang angkasa
  •     warna
  •     kedekatan
  •     Pengulangan
  •     Keseimbangan


Konsep inti ini memastikan bahwa desainnya kohesif, berdampak, dan jelas. Selain prinsip-prinsip ini, elemen lain ikut bermain, seperti tipografi dan teori warna. Setelah Anda memahami konsep-konsep ini, Anda dapat menyelam lebih dalam. Lebih lanjut tentang itu di bagian berikutnya.
 

2. Cari kursus.

Berlawanan dengan kepercayaan populer, kemampuan mendesain bukanlah sifat bawaan - ini adalah keterampilan yang dipelajari. Setelah Anda mendapatkan gambaran luas tentang desain grafis, saatnya untuk mempelajari lebih mendalam dengan mengambil kursus.

Kursus ini akan mengajarkan Anda tentang sejarah desain grafis, subdivisi yang berbeda dalam disiplin, psikologi di balik prinsip-prinsip desain, dan alat yang Anda perlukan. Selain itu, Anda mungkin akan ditugaskan beberapa pekerjaan rumah di mana Anda untuk mempraktikkan apa yang telah Anda pelajari.

3. Kuasai Program/Software Desain

Sulit untuk memikirkan desain grafis tanpa segera memikirkan alat yang mereka gunakan. Banyak pekerjaan desain grafis bergantung pada penggunaan alat seperti Adobe Illustrator, Adobe InDesign, Adobe Photoshop, dan Sketch.

Ini semua adalah program hebat yang memungkinkan Anda membuat segalanya mulai dari logo dan ilustrasi hingga desain situs web. Meskipun tidak gratis untuk digunakan, pertimbangkan investasi dalam karier Anda, karena kemungkinan besar Anda akan menggunakannya pada setiap proyek yang Anda ambil.
 

4. Berkomunikasi dengan sesama desainer.

Selain pengetahuan yang akan Anda peroleh dari kursus Anda, penting untuk berbicara dengan desainer yang saat ini bekerja di bidang ini. Ini akan membantu Anda mendapatkan pandangan 360 derajat tentang bagaimana rasanya bekerja sebagai desainer grafis dan apa yang diperlukan untuk berhasil dalam peran Anda.

Mulailah di jejaring sosial seperti Facebook dan LinkedIn. Anda akan menemukan banyak komunitas dan grup desain yang berbagi informasi dan peluang. Anda juga dapat menggunakan situs seperti MeetUp untuk menemukan desainer di daerah Anda yang tertarik untuk bertemu serta Eventbrite untuk menemukan acara yang menyenangkan untuk diikuti. 

Pastikan untuk mengandalkan komunitas Anda untuk dukungan dan saran saat Anda mengembangkan keterampilan Anda sebagai desainer grafis. Dan tentu saja Anda juga harus selalu mencari informasi desain grafis terbaru, supaya anda tidak tertinggal dengan desainer yang lainnya.
 

5. Berlatih, lalu berlatih lagi.

Sekarang setelah Anda mempelajari semua yang perlu Anda ketahui, inilah saatnya untuk menerapkan pengetahuan itu. Saat mempelajari sesuatu yang baru, pelatihan adalah kuncinya. Tidak cukup hanya mengambil pengetahuan, Anda harus menggunakannya dan mempelajari cara kerjanya secara real time.

Sekarang setelah Anda memahami prinsip-prinsip desain dan telah belajar dari para ahli, inilah saatnya untuk mendapatkan pengalaman Anda sendiri. Anda bisa mulai dengan mencari latihan desain grafis online.